Jelang Idul Adha 2023, Distankan Pekanbaru bakal Periksa Hewan Kurban Dua Pekan Sebelumnya

Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru memperketat pemeriksaan hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 2023.

Pipin L Hakim
Kamis, 01 Juni 2023 | 09:44 WIB
Jelang Idul Adha 2023, Distankan Pekanbaru bakal Periksa Hewan Kurban Dua Pekan Sebelumnya
Ilustrasi sapi untuk dijadikan hewan kurban di hari raya Idul Adha. Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru bakal memeriksa hewan ternak dua pekan sebelum Idul Adha 2023. (pekanbaru.go.id.)

SUARA PEKANBARU - Jelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah/2023 Masehi, biasanya umat Islam melaksanakan tradisi menyembelih hewan qurban.

Adapun jenis hewan kurban yang akan disembelih pada umumnya, seperti kambing, domba, dan sapi.

Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru pun memperkirakan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 2023 mencapai 9.000 ekor.

Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus mengatakan, ribuan hewan ternak ini terdiri dari 7 ribu ekor sapi, dan 2 ribu ekor kambing.

Baca Juga:Tayang Tahun Depan Cha Eun Woo Konfirmasi Perannya di Drama Wonderful World

Distankan akan mengawasi hewan ternak kurban yang bakal masuk ke wilayah setempat.

Pihaknya, juga akan mengintensifkan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah kandang peternak.

"Untuk pemeriksaan hewan kurban itu, memang kami masih rapat internal. Kalau nanti sudah diperkirakan di atas 60 persen, kami turun bersama untuk pengecekan, paling tidak dua pekan jelang Idul Adha, kami turun," kata Firdaus.

Firdaus menuturkan untuk memastikan hewan kurban layak, maka pemeriksaan yang akan dilakukan nantinya berupa pemeriksaan administrasi dan fisik.

Pemeriksaan administrasi berkaitan dengan surat izin masuknya, terutama hewan kurban dari luar daerah.

Baca Juga:Paling Setia, Ini 3 Zodiak yang Tidak Akan Mengkhianati Teman

Sementara itu, pemeriksaan fisik berkaitan dengan kesehatan hewan kurban itu sendiri. Layak atau tidak layaknya.

Bagi pemilik ternak, yang tidak memiliki administrasi lengkah, maka peternak diminta untuk melakukan uji labor ulang.

"Kalau administrasinya tidak lengkap, ya harus diuji labor. Kalau memang sehat, ya dilanjutkan untuk penyembelihan atau dijual jadi hewan kurban," katanya. (*)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Berita

Terkini

Tampilkan lebih banyak